Apakah aku prajurit Kristus?


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-149:1 Ho tongtong ihuthononku
Ho tongtong ihuthononku, Jesus Sipangolu au. Tung na so tadingkononku, Ho na paluahon au. Sian sasude dosangku dohot sian uhum i. na tongtong habiaranku ala pardosaonki.

PEMBACAAN FIRMAN, Ams. 8:1-21

2 Timoteus 2:13
Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

Apakah aku prajurit Kristus?

Seorang prajurit yang baik dan kuat adalah seorang yang menyadari tugas dan panggilannya serta selalu siap mempertahankan atau menjalankan tugas dan perintah komandannya. Di dalam medan pertempuran seorang prajurit yang baik tidak akan memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya sehari-hari sehingga ia berkenan kepada komandannya.

Seorang Kristen yang telah menerima keselamatan melalui penebusan Kristus (bnd. Roma 10:9-10), sesungguhnya ia adalah seorang Prajurit Kristus. Selanjutnya umat Kristen menyatu dalam satu kesatuan komunitas “elite” di tengah-tengah dunia ini untuk menjalankan Perintah Sang “Komandan” yaitu Yesus Kristus Tuhan, yang merupakan yaitu Amanat Agung untuk mewartakan berita Injil Keselamatan bagi sesama. Dan kita berusaha menjadi “Terang” dan “Garam” bagi sesama.

Kehidupan kita sehari-hari adalah ibarat medan perang yang memiliki rasa kuatir, takut dan cemas atas segala kebutuhan dan keperluan hidup. Semua keadaan tersebut seringkali membuat kita lemah, terluka, tidak berdaya atau bahkan menutup diri dengan perintah Tuhan. Namun, ingatlah Firman Tuhan hari ini berkata jika kita tidak setia, Allah tetap setia. Paulus berkata kepada muridnya Timotius untuk mau ikut menderita sebagai Prajurit Kristus dengan menyampaikan dan mengajarkan Injil Keselamatan, yaitu melalui Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Yesus bangkit kita selamat. Kesetiaan Timotius sebagai Prajurit ditunjukkannya dengan mewartakan Firman Allah ini meski banyak tantangan. Buahnya dapat kita nikmati dengan Firman Tuhan yang dapat kita nikmati dan menguatkan kita. Semoga kita terus berusaha untuk tetap setia di dalam setiap kehidupan kita dan belajarlah dari Tuhan yang Setia itu.

BERDOA

BERNYANYI : KJ-446:1 Setialah
Setialah kepada Tuhanmu, hai kawan yang penat. Setialah sokongan-Nya tentu di jalan yang berat.
‘kan datang Raja yang Berjaya menolong orang yang percaya. Setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Tinggalkan komentar