PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI BE. 470:2 Jesus Ho Nampuna Au
Sai rajai ma matangki manangkasi dalanMi
Sai patinggil pinggolhi tumangihon hataMi
PEMBACAAN FIRMAN : Hosea 3:1-15
Yohanes 1:16
Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.
KEPENUHAN KASIH KARUNIA
Alkitab bersaksi bahwa pemberian kasih karunia diawali kepada umat pilihan, bangsa Israel dalam perjanjian lama. Hal ini tidak terbantahkan ketika Allah sendiri yang memerintahkan Abram : “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.” Pemenuhan kasih karunia pada phase ini dinyatakan secara gamblang dengan skenario keluarnya bangsa Israel dari negeri perbudakan (Mesir) menuju negeri yang penuh madu dan susu negeri kebebasan (Kanaan) yang sering dianalogikan sebagai perjalanan dari dunia ke surga.
Musa memimpin bangsa itu selama pengembaraan (padang gurun, peperangan, dan berbagai kesulitan lainnya) yang diteruskan oleh Yosua sampai ke Kanaan. Begitu banyak kasih karunia yang diperagakan Allah bagi umat pilihan itu seperti tiang awan untuk menaungi dari panas yang mematikan dan tiang api untuk menerangi dan menghangatkan dari dingin yang juga mematikan.
Namun bangsa Israel yang terkenal tegar tengkuk dan mengingkari kasih karunia itu tidak lagi hanya berlaku pada mereka saja akan tetapi berlaku kepada setiap orang yang percaya siapapun dia. Bedanya kepenuhan kasih karunia dalam perjanjian lama hanya diperankan oleh Musa dan Yosua menuju Kanaan, dalam perjanjian baru ditegaskan keunikan Yesus dalam memberikan kepenuhan kasih karunia itu bukan hanya kepada Yohanes Pembabtis tetapi kepada setiap orang (termasuk saya) yang percaya Yesus Kristus. Demikianlah nats renungan hari ini : “Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah mendapat kasih karunia demi kasih karunia”, mau menekankan manifestasi kasih karunia yang menumpuk di atas kasih karunia lainnya yang berarti benar-benar sesuatu kepenuhan sebagaimana senantiasa dirindukan oleh Rasul Paulus dalam doanya bagi jemaat di Efesus : “Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.” Amin.
BERDOA
BERNYANYI KJ. 18:2 ALLAH HADIR BAGI KITA
Allah hadir, sungguh hadir di jemaatNya yang kudus; biar kasih kurniaNya meyegarkan kita t’rus
Dengan Roh Kudus, ya Tuhan, umatMu berkatilah! Baharui hati kami; o, curahkan kurnia.
DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.
