Mazmur 103:2+4
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.
PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI KJ. 183:2 MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
SalibMu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam, membuat dosa yang
Tak terperikan di lubuk cinta Tuhan terbenam. Di dalam Tuhan kami balik lahir, insan bernoda
kini berseri, teruras darah suci yang mengalir di salib pada bukit Kalvari.
PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 10:1-22
PUJILAH TUHAN, HAI JIWAKU
Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Kualitas dan kuantitas kehidupan kita melalui sikap, ucapan, tindakan dan karya sangat ditentukan dari kombinasi kesehatan ketiga hal ini. Tubuh sehat kita peroleh melalui makanan sehat, olahraga dan istirahat yang cukup.
Rohani kita dibangun melalui pembacaan dan ketaatan pada Firman Tuhan. Dalam pergumulannya Daud memberi tempat yang istimewa dalam hal “jiwa” ini. Segala keinginan, kemauan dan kehendak (K3) adalah esensi jiwa yang sangat mendominasi hidup kita. Setiap orang mempunyai K3 ini dalam arti asli dari diri sendiri ataupun yang lahir karena dipengaharui seseorang, ajaran, didikan, situasi atau lingkungannnya.
Raja Daud mengalami banyak kisah hidup yang indah dan menyenangkan bersama Tuhan. Tuhan selalu menunjukkan kasih setiaNya. Tuhan memberi dia kehormatan, kekayaan dan kejayaan. Karena itu Daud berkata: “Pujilah Tuhan, hai jiwaku dan JANGAN MELUPAKAN segala kebaikanNya. Bukanlah kebetulan, jika Daud sangat menekankan kata “jangan melupakan” ini. Di saat Daud mengalami persoalan hidup, dia menemukan akar masalahnya adalah pada jiwa yang berjalan seenaknya tanpa tuntunan Tuhan. Kita diajak agar awas dan peka terhadap jiwa kita. Apakah kita sungguh mengasihi Tuhan dan menjadikanNya Andalan kita? Bukankah harta, kehormatan dan kekuasaan seringkali kita jadikan sebagai penggerak dan jaminan hidup kita? Raja Daud berkata hanya Tuhanlah yang pantas dan layak kita puji dan kita sembah. Yang lainnya hanyalah alat dan “ondeng” atau bonus yang diberikan Tuhan bagi kita untuk merayakan kehidupan ini. Ya, sungguh hanya bagi Allah sajalah segala pujian, hormat dan kemulian kita persembahkan. Mari kita katakan: Pujilah Tuhan, hai jiwaku. Amin!
BERDOA
BERNYANYI BE. 640:1 HAHOLONGON SIAN GINJANG
Haholongan sian ginjang las ni roha na hot i, tumpal ni asi ni roha sai bongoti rohangki
Jesus na gok asi roha dohot haholongon i, baen malua baen martua hami natahutan i.
DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.
