PERAN DAN FUNGSI AYAH DALAM KELUARGA


Banyak yang bilang peran seorang ibu lebih penting dibandingkan dengan seorang ayah. Ternyata, faktanya peran ayah juga tidak kalah penting dalam sebuah keluarga. Seperti yang dikatakan oleh psikolog anak dan keluarga, bahwa peran ayah sebenarnya sangat berat. Selain memiliki tanggung jawab yang besar, seorang ayah harus menjadi panutan bagi anak dan istri. Seorang ayah berperan sebagai pengayom, imam, pendidik, dan teladan dalam keluarga. Seorang Ayah memiliki tanggung jawab penuh di sana. Ia juga menambahkan bahwa, seorang ayah harus memiliki andil yang besar dalam memberikan norma-norma keagamaan dan kebaikan di dalam keluarga.

Berbicara tentang fungsi dan peran seorang ayah dalam keluarga Kristen, sesungguhnya mempunyai banyak keterkaitan dan sangat luas untuk dijabarkan. Dari awal Allah sendiri yang berinisiatif untuk menghadirkan seorang ayah ketika Allah menciptakan Manusia (Kej. 1 : 26 – 28). Dan sesungguhnya, seorang ayah itu berasal dari Adam dan Adam merupakan ciptaan Allah (Luk. 3 : 38). Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa seorang ayah itu sesungguhnya berasal dari Allah sendiri. Adapun beberapa fungsi dan peran seorang ayah dalam keluarga, menurut Alkitab, adalah sebagai berikut:

1. Sebagai seorang Imam di tengah-tengah keluarga (Kel. 19 : 6,Hak. 17 : 7,10a)
Tugas dan fungsi keimaman bagi seorang ayah adalah menjadi teladan kebenaran dan kekudusan (iman dan perbuatan, kesetiaan dan ketaatan). Seorang Ayah harus bertanggung jawab mengarahkan, mengajar, mendidik dan membimbing (berjalan bersama) keluarga untuk bertumbuh ke arah Kristus. Seorang Ayah dalam keluarga harus memastikan bahwa keluarga hidup takut akan Allah serta mendoakan dan memimpin keluarga kepada persekutuan dengan Tuhan secara pribadi, keluarga dan jemaat.

2. Sebagai seorang Pemimpin bagi keluarga (1 Tim. 3 : 4-5; Ef. 5 : 23a)
Tugas ayah Kristen sebagai pemimpin antara lain menetapkan, mengarahkan, menuntun keluarga kepada visi dan misi berdasarkan tujuan yang hendak dicapai, dengan berakar pada kehendak Allah. Sebagai pemimpin bagi keluarga ayah bertanggung jawab mengawasi, menjaga dan melindungi keluarga serta memberikan rasa aman dan nyaman. Seorang ayah juga harus dapat mengenali karunia yang dimiliki setiap anggota keluarga, mengarahkan dan berupaya memfasilitasi guna pemberdayaannya. Tidak kalah pentingnya sebagai seorang pemimpin , seorang ayah harus dapat mempersatukan keluarga, menjadi teladan bagi keluarga dan bertanggung jawab atas seluruh aspek kehidupan keluarga

3. Seorang Pencari Nafkah bagi Keluarga (Kej. 2 : 15, 3 : 19)
Setelah kejatuhan Adam ke dalam dosa, Allah memperbaharui hukum kerja yang telah diberikan kepadanya di Taman Eden. Alkitab mengatakan: “Dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu….” Hukum yang baru inilah yang diwariskan oleh Adam kepada semua ayah yang ada di dunia ini yaitu kerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tetapi harus disadari sebagai ayah tidak hanya bekerja untuk mencari nafkah tetapi sekaligus memberi teladan kepada anak-anak bahwa demikianlah tanggung-jawab seorang ayah. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi seorang ayah untuk malas bekerja mencari nafkah. Karena kalau kita malas berarti kita telah menempa generasi penerus kita untuk malas (Ams. 20:13; 6:6; 10:21 b). Seorang Ayah memiliki tanggung-jawab penuh bagi keluarganya. Itulah sebabnya seorang seorang ayah disebut kepala keluarga dan juga sebagai pemimpin. Karena ayah memiliki peran penting dalam keluarga menjadi nakhoda bahtera keluarga, yang sedang berlayar mengarungi lautan luas dengan gelombang besar dan kecil, untuk menuju pelabuhan abadi yaitu surga yang kekal (Why. 21:11-21). Dalam memasuki tahun baru 2016 yang dicanangkan menjadi tahun keluarga, kiranya keluarga kita menjadi cermin keluarga Kristen yang benar, rukun dan sejahtera serta selalu memuliakan Tuhan dalam keluarga.

Oleh: St. Epril T. Hasibuan (Ketua Seksi Ama HKBP Serpong)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s