Persekutuan yang membawa sukacita yang sempurna


1 Yohanes 1:3-4
Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 274:4 BILA NANTI YESUS DATANG
Hai semua, tua muda, terimalah Dia! Bagi kita tersedia tempat mulia
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai intan permata di mahkotaNya.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 35:1-15

PERSEKUTUAN MEMBAWA SUKACITA YANG SEMPURNA

Cara ibadah jemaat mula-mula, yaitu dengan metode “persekutuan”. Persekutuan adalah gabungan dari dua orang atau lebih yang bersepakat dengan satu pikiran dan sehati. Tujuan persekutuan adalah memenangkan sebanyak-banyaknya jiwa bagi Kristus. Dalam persekutuan akan “memiliki bersama” dan meliputi saling berbagi dan berpartisipasi. Continue reading

Rayakanlah bersama Tuhan


Yesaya 44:21
Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, engkau tidak kulupakan.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 274:1 BILA NANTI YESUS DATANG
Bila nanti Yesus datang menata intanNya, tiap orang yang percaya, kepunyaanNya
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai intan permata di mahkotaNya.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 34:17-31

RAYAKANLAH BERSAMA TUHAN

Ulang tahun adalah sebuah perayaan yang banyak dan sering dilakukan orang. Ketika merayakannya, kita diingatkan rupanya sudah berumur sekian, pernikahan sudah sekian tahun, dll. Sedikit banyak perayaan semacam ini membuat kita bahagia dan senang. Kemudian kita diajak berefleksi untuk meninggalkan kebiasaan buruk masa lalu kemudian melangkah ke masa depan melakukan yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Continue reading

Rumah Bapa di Surga


Habakuk 2:20
Tetapi Tuhan ada di dalam baitNya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapanNya, ya segenap bumi!

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 354:1 Sai Tong Maimaima Do
Sai tong maimaima do rohanta i di Jesus. Ibana haluaon do di angka naung tinobus
Ro do muse Tuhanta i mardongan hasangapon i. Sai ro ma Ho, o Jesus sai ro ma Ho, o Jesus

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 34:1-16

RUMAH BAPA DI SURGA

Pada tahun 1861, selama Perang Saudara Amerika, seorang pengarang sekaligus dosen Julia Ward Howe mengunjungi Washington, DC. Pada suatu hari ia pergi ke luar kota dan di sana ia melihat sejumlah besar tentara yang sedang berbaris. Keesokan harinya, ketika ia bangun pagi-pagi sekali, benaknya dipenuhi oleh syair sebuah lagu. Continue reading

Rindukan kehormantanNya


Yohanes 5:44
Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 268:4 Debatangku Do Donganhu
Debatangku do donganku na manogu au tongtong. TioponNa do tanganku
nang lao suda bohalhon. Pos do rohangki disi Debata do donganki salelenglelengna i.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 33:21-33

RINDUKAN KEHORMATANNYA

Dalam rangkaian pelayananNya, Yesus menyatakan berbagai karunia penyembuhan dan mujizat dengan tujuan agar Allah dipuji, dihormati dan dimuliakan. Saat itu, bangsa Yahudi sangat mendambakan Sang Mesias Juruselamat untuk menolong dan membawa mereka keluar atau terlepas dari pendudukan bangsa Romawi yang lalim dan kafir. Continue reading

Milikilah hati yang damai


Zakharia 7:10
Janganlah menindas Janda dan Anak yatim, orang asing dan orang miskin dan janganlah merancang kejahatan dalam hatimu terhadap masing-masing.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 268:1 Debatangku Do Donganhu
Debatangku do donganku ganup ari ganup taon. TumpahanNa do langkangku
urupanNa au manaon. Pos do rohangki disi Debata do donganki salelenglelengna i.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 33:1-20

MILIKILAH HATI YANG DAMAI

Saudara-saudara, bila hati kita damai maka tidak akan lahir niat-niat jahat dan kebencian dalam diri kita. Nabi Zakharia menyerukan kepada umat ketika itu “Jangan menindas dan jangan merancang kejahatan dalam hatimu’. Zakharia langsung menyentuh bagian dalam diri umat yaitu hati umat. Continue reading

Siapa yang masuk dalam perhentian?


Ibrani 4:9-10
Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentianNya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaanNya.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 262:2 Jahowa Tuhanki
Urupi au mandok na patut dohononku. Asa ture hudok na roa oromonku
Tung baen ma au gomos mandok na patut i. Margogo ma antong baen dohot hatangki.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 32:17-32

SIAPA YANG MASUK DALAM PERHENTIAN?

Kitab Ibrani berisi “nasehat untuk masuk ke tempat perhentian”, bukan mengenai menguduskan hari Sabat . Memasuki perhentian berarti beristirahat dari segala pekerjaan dan jerih, payah. Seperti Allah berhenti dari pekerjaan penciptaan pada hari ketujuh. Bagaimana agar kita tidak ketinggalan mewarisi bagian di dalamnya? “Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorangpun di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.”(Ib. 4:1). Continue reading

Allah Bekerja Mendatangkan Kebaikan Bagi Orang Percaya


Minggu VI Setelah Trinitatis, 27 Juli 2014 (Roma 8:26-30)

1. Pertama: Roh membantu orang percaya dalam kelemahannya.

Allah tahu orang percaya itu memiliki kelemahan dan keterbatasan daya dan juang. Bukan karena Roh itu lemah dan tidak berkekuatan, tetapi karena orang percaya itu masih belum bisa melepaskan dirinya dari kehidupan daging. Kehidupan dan keinginan daging itulah yang sesungguhnya lebih banyak mempengaruhi dan membuat orang percaya tidak berdaya. Itu sebab dalam banyak kesempatan Rasul Paulus menekankan agar hiduplah menurut keinginan Roh bukan keinginan daging. Continue reading